Pengantar Algoritma
Pengertian
Algoritma :
adalah urutan langkah-langkah logis
dalam penyelesaian masalah yang disusun
secara sistematis.
Contoh
:
Tentukan
nilai A dengan rumus yang bisa digunakan adalah C=A+B
C? à Untuk menentukan nilai C maka yang harus
kita ketahui terlebih dahulu adalah nilai A dan nilai B
Untuk nilai A dan B ini dapat berupa konstanta atau
merupakan hasil proses yang lainnya. Jadi Nilai C tidak akan bisa didapatkan
sebelum kita mengetahui nilai A dan nilai B.
Jadi langkah pertama kita
adalah menentukan nilai A dan B, kemudian baru menghitung penjumlahan kedua
nilai tersebut. Urutan inilah yang disebut sebagai urutan logis.
Contoh lain adalah : untuk menukar isi bejana A
yang berisi air berwarna Biru dengan bejana B yang berisi air
berwarna Merah. Sehingga nantinya bejana A berisi air berwarna merah
sedangkan bejana B berisi air berwarna Biru.
Algoritma adalah :
-
tuangkan isi bejana A ke bejana B, kemudian tuangkan isi bejana B ke
bejana A.
Cara yang ditempuh diatas
adalah SALAH karena pada saat isi bejana A dituangkan ke bejana B maka air yang
ada pada bejana B akan tercampur dengan air yang ada pada bejana B, sehingga
pada saat isi bejana B dituangkan ke dalam bejana A maka Warnanya sudah
tercampur dengan isi bejana A.
Algoritma
yang tepat adalah :
-
Siapkan sebuah bejana dalam keadaan kosong diumpamakan dengan bejana C
-
Kemudian isi bejana A dituangkan kedalam bejana C sehingga bejana A
dalam keadaan kosong
-
Langkah berikutnya isi bejana B dituangkan kedalam bejana A sehingga
bejana B sekarang dalam keadaan kosong.
-
Baru kemudian isi bejana C dituangkan kedalam bejana B
-
Perhatikan bahwa isi bejana sudah berpindah ke bejana B dan isi bejana
B sudah berpindah ke bejana A
Alat-alat Bantu dalam menggambarkan Algoritma
Untuk menggambarkan urutan suatu proses maka
ada beberapa cara (alat bantu) yang bisa digunakan. Cara yang digunakan harus
sudah berlaku secara umum dan mempunyai aturan-aturan tertentu.
Cara
yang bisa digunakan antara lain :
-
Algoritma
-
IPO Chart
-
Flow Chart Program
Contoh
penggunaan alat bantu diatas: (kasus dari contoh pertama)
C=A+B
1. Algoritma
Urutan instruksi yang
diberikan adalah :
- Tentukan nilai A dan B
- Proses nilai A ditambah
nilai B
- Cetak hasil (nilai C)
2. IPO Chart
![]() |
3. Program Flow Chart
Mekanisme
Pelaksanaan Algoritma oleh Pemroses.
Dalam pembuatan algoritma
ini maka hasil akan didapatkan dengan adanya prosesan. Pemroses dapat berupa
alat-alat elektronik, manusia, robot dan alat-alat elektronik lainnya.
Pemroses melakukan suatu
proses dengan melaksanakan atau mengeksekusi algoritma yang menjabarkan proses
tersebut. Melaksanakan algoritma berarti mengerjakan langkah-langkah di dalam
algoritma tersebut.
Pada algoritma yang akan
dipelajari alat peruses yang akan digunakan adalah komputer.
Pada komputer dapat
dibedakan atas 4 unit utama
-
piranti masukan
-
piranti keluaran
-
piranti proses
-
piranti memori
Data pada komputer akan
diproses pada piranti proses yang sering dikenal dengan CPU. Mekanisme dari ke
empat piranti di atas dapat digambarkan sebagai berikut :
![]() |
Mekanisme dari keempat
piranti diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
Mula-nula program dimasukkan
ke dalam memori komputer. Ketika program dilaksanakan, setiap instruksi yang
telah disimpan didalam memori dikirim ke CPU. CPU mengerjakan operasi-operasi
yang bersesuaian dengan instruksi tersebut. Bila suatu operasi memerlukan data,
data dibaca dari piranti masukan , disimpan dalam memori lalu dikirim ke CPU
untuk operasi yang memerlikan tadi.. Bila proses menghasilkan keluaran,
keluaran disimpan ke dalam memori, lalu dari memori keluaran dikirimkan ke piranti
keluaran.
Sebuah algoritma akan dapat dikenal oleh komputer jika sudah
dipindahkan kedalam bentuk yang dapat dimengerti oleh komputer, dalam hal ini
disebut dengan program. Ada bermacam-macam bahasa pemrogram yang dikenal
seperti, Basic, Bahasa C, Pascal, Fortran, Visual Basic, Delphi ,dll.
Pertemuan 2
Simbol-Simbol Program
Flow Chart
|
|
Awal dan akhir suatu
program
|
|||
|
|
Inisialisasi variable (
persiapan awal )
|
|||
|
|
Input dan output ( masukan
dan keluaran ) program
|
|||
|
|
Proses program
|
|||
|
|
Percabangan / perulangan
|
|||
|
|
Perulangan
|
|||
|
|
Connector (tanda sambung
untuk halaman sama )
|
|||
|
|
Connector ( tanda sambung
untuk halaman berbeda )
|
|||
|
|
Arah proses
|
|||
|
|
Sub
program / Procedure ( blok program )
|
Struktur
Bahasa Pascal
Judul Program
Blok Program
Bagian Deklarasi
-
variable
-
label
-
konstanta
-
type
-
procedure
-
function
Bagian Pernyataan
Perintah Input Output
- Read dan readln (perintah input )
- Write dan writeln (perintah output)
contoh :
readln(a) à input nilai A
write(A) à cetak nilai A
write(‘A’) à cetak ‘A’
Contoh Soal :
Buat flowchart program dan program Pascal untuk menampilkan hasil
perkalian sebagai berikut :
A=B x C à Nilai B Dan C Diinputkan
P=Q(R+S) + R(Q+S) à Nilai Q,R,dan S diinputkan
Deklarasi
Variabel, Label, Konstanta
Deklarasi variable
dinyatakan dengan statemen Var
Contoh
Var A:integer;
Deklarasi Label
dinyatakan dengan statemen Label
Contoh
Label 100
Deklarasi
konstanta dinyatakan dengan statemen Const
Contoh
Const a:=100;
Syarat-syarat pemberian nilai variable
-
harus
dimulai dengan huruf
-
harus
merupakan satu kesatuan
-
Tidak
boleh ada symbol-simbol khusus kecuali ‘_’ (garis bawah)
-
Huruf
besar dan kecil dianggap sama
-
Panjang
tidak terbatas
Deklarasi
Fungsi dan prosedure
Fungsi dan prosedure
merupakan blok program yang terpisah dari program utama yang mempunyai struktur
program hampir sama dengan program utama. Prosedure dinyatakan dengan statemen
PROCEDURE sedangkan fungsi dinyatakan dengan statemen FUNCTION
CONTOH PROSEDUR
PROCEDURE SATU;
VAR
BEGIN
END;
CONTOH FUNGSI
FUNCTION AKAR;
BEGIN
END;
Tipe Data Pada Program Pascal
Program komputer bekerja dengan memanipulasi data
didalam memori. Data yang dimanipulasi mempunyai beberapa tipe data seperti :
-
nilai
numerik
-
karakter
-
string
-
rekaman
(record)
Tipe data dapat dikelompokkan dalam dua kelompok yaitu :
-
Tipe
Dasar (nilainya bias langsung dipakai)
-
Tipe
Bentukan (tipe data yang didefeisikan dari tipe dasar)
1. Tipe
Dasar
Yang termasuk tipe dasar adalah :
-
karakter
-
bilangan
-
logika
- Tipe bilangan ada beberapa macam
a. Bilangan bulat
- Shortint -128
s/d +127
- Byte 0 s/d
255
- Integer -32768 s/d
+32767
- Longint -2147483648 s/d +2147483648
- Word 0 s/d 65535
b. Bilangan pecahan
- Real 2.9 X 10 –39 s/d
1,7 X 10 38
- Single 1.5 X 10 –45 s/d
3,4 X 10 38
- Double 5.0 X 10 –324 s/d
1,7 X 10 308
- Extend 3.4 X 10 –4932 s/d
1,1 X 10 4932
-
Tipe
data Karakter
Yang termasuk kedalam tipe data karakter
adalah : huruf-huruf alfabet, tanda baca, angka ‘0’,’1’,….’9’ dan karakter khusus
‘&’,’^’,……..
-
Logika
Tipe data ini mempunyai nilai Benar dan
Salah
2. Tipe Bentukan
Tipe bentukan adalah tipe data yang
didefenisikan sendiri oleh pemrogram.
Ada 3 tipe data bentukan
1. String
2. Tipe data dasar yang diberi nama dengan
nama tipe baru.
3. Rekaman (record)
1. String
Adalah deretan karakter dengan panjang
tertentu
Contoh : a:string[15]
2. Tipe data dasar yang diberi nama baru
Contoh : Type BilBulat : Integer:
3. Rekaman
Contoh : Type mahasiswa=record
Nbp
:string[13];
Nm :string[25];
End;
Pertemuan
3
Operator Pada Program
1. Operator Aritmatika
Yaitu symbol yang digunakan untuk proses
perhitungan
+, - , * , / , div , mod
-
operator
‘/’ digunakan untuk pembagian dengan hasil adalah bilangan pecahan
-
operator
div digunakan untuk pembagian dengan hasil adalah bilagan bulat
-
mod
adalah operator yang digunakan untuk mencari sisa hasil bagi
Pada proses aritmatik adakalanya ada
beberapa operator ditemui pada satu ekspresi.
Contoh :
Z=A+B*C
Pada contoh diatas ada 2 operator yang
ditemui yaitu + dan *. Jika hal ini terjadi maka yang akan diproses terlebih
dahulu adalah operator dengan prioritas tertinggi.
Berikut prioritas pengerjaan dari
masing-masing operator.
1. * , /, mod , div
2. + dan –
2. Operator Relasional
Adalah < , > , >= , <= ,
not , and , or . Hasil dari operator ini adalah benar atau salah.
Contoh-contoh soal:
Perrtemuan 4 (pratikum)
Runtunan
Merupakan urutan proses program yang
terurut tanpa adanya proses percabangan.
Contoh untuk proses runtunan ini juga bisa
dilihat pada pertukaran isi bejana pada pertemuan 1
Contoh : buat algoritma dan program untuk
menghitung hasil formula berikut
Nilai x bisa didapatkan dari hasil
perkalian p dan q. dimana nilai p didapatkan dari formula berikut :
P=3a+b *c
Sedangkan nilai q didapat kan dari formula
q=4b*c+d
Tentukan terlebih dahulu data apa yang
perlu diinputkan dan urutkan proses yang harus dikerjakan.


0 comments:
Posting Komentar