• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Instagram
  • Youtube

Senin, 22 September 2014

Algoritma

Pengantar Algoritma

Pengertian Algoritma :  adalah urutan langkah-langkah logis dalam   penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis.

Contoh :

Tentukan nilai A dengan rumus yang bisa digunakan adalah C=A+B

C? à Untuk menentukan nilai C maka yang harus kita ketahui terlebih dahulu adalah nilai A dan nilai B

Untuk nilai A dan B ini dapat berupa konstanta atau merupakan hasil proses yang lainnya. Jadi Nilai C tidak akan bisa didapatkan sebelum kita mengetahui nilai A dan nilai B.
Jadi langkah pertama kita adalah menentukan nilai A dan B, kemudian baru menghitung penjumlahan kedua nilai tersebut. Urutan inilah yang disebut sebagai urutan logis.

Contoh lain adalah : untuk menukar isi bejana A yang berisi air berwarna Biru dengan bejana B yang berisi air berwarna Merah. Sehingga nantinya bejana A berisi air berwarna merah sedangkan bejana B berisi air berwarna Biru.

Algoritma adalah :
-         tuangkan isi bejana A ke bejana B, kemudian tuangkan isi bejana B ke bejana A.

Cara yang ditempuh diatas adalah SALAH karena pada saat isi bejana A dituangkan ke bejana B maka air yang ada pada bejana B akan tercampur dengan air yang ada pada bejana B, sehingga pada saat isi bejana B dituangkan ke dalam bejana A maka Warnanya sudah tercampur dengan isi bejana A.

Algoritma yang tepat adalah :
-         Siapkan sebuah bejana dalam keadaan kosong diumpamakan dengan bejana C
-         Kemudian isi bejana A dituangkan kedalam bejana C sehingga bejana A dalam keadaan kosong
-         Langkah berikutnya isi bejana B dituangkan kedalam bejana A sehingga bejana B sekarang dalam keadaan kosong.
-         Baru kemudian isi bejana C dituangkan kedalam bejana B
-         Perhatikan bahwa isi bejana sudah berpindah ke bejana B dan isi bejana B sudah berpindah ke bejana A





Alat-alat Bantu dalam menggambarkan Algoritma

 Untuk menggambarkan urutan suatu proses maka ada beberapa cara (alat bantu) yang bisa digunakan. Cara yang digunakan harus sudah berlaku secara umum dan mempunyai aturan-aturan tertentu.
Cara yang bisa digunakan antara lain :
-         Algoritma
-         IPO Chart
-         Flow Chart Program

Contoh penggunaan alat bantu diatas: (kasus dari contoh pertama)

C=A+B

1.     Algoritma
Urutan instruksi yang diberikan adalah :
- Tentukan nilai A dan B
- Proses nilai A ditambah nilai B
- Cetak hasil (nilai C)

2.     IPO Chart
 














3.     Program  Flow Chart

















Mekanisme Pelaksanaan Algoritma oleh Pemroses.

Dalam pembuatan algoritma ini maka hasil akan didapatkan dengan adanya prosesan. Pemroses dapat berupa alat-alat elektronik, manusia, robot dan alat-alat elektronik lainnya.
Pemroses melakukan suatu proses dengan melaksanakan atau mengeksekusi algoritma yang menjabarkan proses tersebut. Melaksanakan algoritma berarti mengerjakan langkah-langkah di dalam algoritma tersebut.
Pada algoritma yang akan dipelajari alat peruses yang akan digunakan adalah komputer.
Pada komputer dapat dibedakan atas 4 unit utama
-         piranti masukan
-         piranti keluaran
-         piranti proses
-         piranti memori

Data pada komputer akan diproses pada piranti proses yang sering dikenal dengan CPU. Mekanisme dari ke empat piranti di atas dapat digambarkan sebagai berikut :

 









Mekanisme dari keempat piranti diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
Mula-nula program dimasukkan ke dalam memori komputer. Ketika program dilaksanakan, setiap instruksi yang telah disimpan didalam memori dikirim ke CPU. CPU mengerjakan operasi-operasi yang bersesuaian dengan instruksi tersebut. Bila suatu operasi memerlukan data, data dibaca dari piranti masukan , disimpan dalam memori lalu dikirim ke CPU untuk operasi yang memerlikan tadi.. Bila proses menghasilkan keluaran, keluaran disimpan ke dalam memori, lalu dari memori keluaran dikirimkan ke piranti keluaran.

Sebuah algoritma akan dapat dikenal oleh komputer jika sudah dipindahkan kedalam bentuk yang dapat dimengerti oleh komputer, dalam hal ini disebut dengan program. Ada bermacam-macam bahasa pemrogram yang dikenal seperti, Basic, Bahasa C, Pascal, Fortran, Visual Basic, Delphi ,dll.                 









Pertemuan 2

Simbol-Simbol Program Flow Chart


 



Awal dan akhir suatu program


Inisialisasi variable ( persiapan awal )


Input dan output ( masukan dan keluaran ) program


Proses program

 


Percabangan / perulangan

 


Perulangan


Connector (tanda sambung untuk halaman sama )


Connector ( tanda sambung untuk halaman berbeda )

 


Arah proses


Sub program / Procedure ( blok program )


Struktur Bahasa Pascal


Judul Program
Blok Program
Bagian Deklarasi
-               variable
-               label
-               konstanta
-               type
-               procedure
-               function
Bagian Pernyataan



Perintah Input Output


- Read dan readln         (perintah input )
- Write dan writeln       (perintah output)

contoh :
readln(a)    à input nilai A
write(A)     à cetak nilai A
write(‘A’)  à cetak ‘A’


Contoh Soal :

Buat flowchart program dan program Pascal untuk menampilkan hasil perkalian sebagai berikut :

A=B x C                        à Nilai B Dan C Diinputkan
P=Q(R+S) + R(Q+S)     à Nilai Q,R,dan S diinputkan




Deklarasi Variabel, Label, Konstanta



Deklarasi variable dinyatakan dengan statemen Var
Contoh     
Var   A:integer;


Deklarasi Label dinyatakan dengan statemen Label
Contoh
Label          100


Deklarasi konstanta dinyatakan dengan statemen Const
Contoh
Const a:=100;

Syarat-syarat pemberian nilai variable


-         harus dimulai dengan huruf
-         harus merupakan satu kesatuan
-         Tidak boleh ada symbol-simbol khusus kecuali ‘_’ (garis bawah)
-         Huruf besar dan kecil dianggap sama
-         Panjang tidak terbatas

Deklarasi Fungsi dan prosedure



Fungsi dan prosedure merupakan blok program yang terpisah dari program utama yang mempunyai struktur program hampir sama dengan program utama. Prosedure dinyatakan dengan statemen PROCEDURE sedangkan fungsi dinyatakan dengan statemen FUNCTION

CONTOH PROSEDUR

PROCEDURE SATU;
VAR

BEGIN


END;


CONTOH FUNGSI

FUNCTION AKAR;
BEGIN


END;


Tipe Data Pada Program Pascal


Program komputer bekerja dengan memanipulasi data didalam memori. Data yang dimanipulasi mempunyai beberapa tipe data seperti :
-         nilai numerik
-         karakter
-         string
-         rekaman (record)

Tipe data dapat dikelompokkan dalam dua kelompok yaitu :
-         Tipe Dasar (nilainya bias langsung dipakai)
-         Tipe Bentukan (tipe data yang didefeisikan dari tipe dasar)


1.    Tipe  Dasar
Yang termasuk tipe dasar adalah :
-         karakter
-         bilangan
-         logika

- Tipe bilangan ada beberapa macam
a.     Bilangan bulat
- Shortint                -128   s/d +127
- Byte                      0   s/d   255
- Integer                  -32768   s/d  +32767      
- Longint                -2147483648   s/d +2147483648
- Word                    0  s/d 65535

b.    Bilangan pecahan
- Real              2.9 X 10 –39    s/d  1,7 X 10 38
- Single           1.5 X 10 –45    s/d  3,4 X 10 38
- Double         5.0 X 10 –324   s/d  1,7 X 10 308
- Extend         3.4 X 10 –4932  s/d  1,1 X 10 4932

-         Tipe data Karakter
Yang termasuk kedalam tipe data karakter adalah : huruf-huruf alfabet, tanda baca, angka ‘0’,’1’,….’9’ dan karakter khusus ‘&’,’^’,……..

-         Logika
Tipe data ini mempunyai nilai Benar dan Salah


2.    Tipe Bentukan

Tipe bentukan adalah tipe data yang didefenisikan sendiri oleh pemrogram.

Ada 3 tipe data bentukan
1.    String
2.    Tipe data dasar yang diberi nama dengan nama tipe baru.
3.    Rekaman (record)

1.    String
Adalah deretan karakter dengan panjang tertentu
Contoh : a:string[15]

2.    Tipe data dasar yang diberi nama baru
Contoh : Type BilBulat : Integer:

3.    Rekaman
Contoh : Type mahasiswa=record
                        Nbp :string[13];
                        Nm  :string[25];
                 End;
Pertemuan 3
 
Operator Pada Program

1.    Operator Aritmatika
Yaitu symbol yang digunakan untuk proses perhitungan

+, - , * , / , div , mod

-         operator ‘/’ digunakan untuk pembagian dengan hasil adalah bilangan pecahan
-         operator div digunakan untuk pembagian dengan hasil adalah bilagan bulat
-         mod adalah operator yang digunakan untuk mencari sisa hasil bagi

Pada proses aritmatik adakalanya ada beberapa operator ditemui pada satu ekspresi.
Contoh :   Z=A+B*C
Pada contoh diatas ada 2 operator yang ditemui yaitu + dan *. Jika hal ini terjadi maka yang akan diproses terlebih dahulu adalah operator dengan prioritas tertinggi.
Berikut prioritas pengerjaan dari masing-masing operator.
1.    * , /, mod , div
2.    + dan –

2.    Operator Relasional
          Adalah < , > , >= , <= , not , and , or . Hasil dari operator ini adalah benar atau salah.

Contoh-contoh soal:






Perrtemuan 4 (pratikum)

Runtunan

Merupakan urutan proses program yang terurut tanpa adanya proses percabangan.
Contoh untuk proses runtunan ini juga bisa dilihat pada pertukaran isi bejana pada pertemuan 1

Contoh : buat algoritma dan program untuk menghitung hasil formula berikut

Nilai x bisa didapatkan dari hasil perkalian p dan q. dimana nilai p didapatkan dari formula berikut :
P=3a+b *c
Sedangkan nilai q didapat kan dari formula q=4b*c+d
Tentukan terlebih dahulu data apa yang perlu diinputkan dan urutkan proses yang harus dikerjakan.















0 comments:

Posting Komentar

Contact

Get in touch with me


Adress/Street

Jl. Kresna no.33 Kademangan Blitar, Jawa Timur, Indonesia

Phone number

+(62) 8981 6699 01

Website

tkjfajri.blogspot.co.id